Powered By Blogger

Kamis, 17 Oktober 2013

ILMU PSIKOLOGI, NILAI, DAN KESEJAHTERAAN MANUSIA

a.    Pendahuluan
Dalam sebuah eksplorasi dan penerapan hasil temuan ilmu ada pertanyaan krusial yang sering muncul tentang kedudukan ilmu dalam suatu sistem nilai yang diyakini oleh manusia dan pertanyaan-pertanyaan tentang : apakah penelitian dan penerapan ilmu sama sekali bebas nilai (value free) atau harus tidak bebas nilai (non value free)?
b.   Hubungan Ilmu, Nilai, dan Kesejahteraan Manusia
Secara spesifik, hubungan antara ilmu dan nilai dapat diilustrasikan pada prinsip-prinsip etika yang melandasi penelitian dan praktek psikologi. Tujuan ilmu adalah untuk mendeskripsikan, menjelaskan, meramalkan, dan merekayasa perilaku dan proses mental sehingga harus memperhatikan beberapa prinsip etika yang bersifat substansial.
Ilmu selalu berupaya untuk menekankan aspek objektivitas dalam setiap kegiatan ilmiah, tapi itu tidak berarti bahwa ilmu bisa menyatakan diri sebagai suatu kegiatan yang bebas nilai, namun secara khusus dan umum tujuan eksplorasi dan penerapan ilmu adalah untuk mencapai kesejahteraan manusia berdasar nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam kasus paham materialisme didunia barat salah satu aspek kesejahteraan manusia adallah pencapaian kebahagiaan, sehingga paham materialisme yang bersifat positivistis dapat memberikan jaminan bagi kesejahteraan manusia. Akan tetapi kaum materialisme dan kapitalisme cenderung mengalami tingkat depresi yang sangat tinggi akibat tidak diiiringi oleh perkembangan moral dan kebahagiaan.  Dua teori psikologi sosial yang dapat digunakan untuk membantu menjelaskan kegagalan materialisme untuk meningkatkan kebahagiaan manusia adalah teori fenomena tingkat adaptasi dan teori perbandingan sosial.
c.    Kesimpulan

Dalam penerapan ilmu daan teknologi yang sangat materialistik didunia barat ternyata berimplikasi pada masalah pencapaian tuan kesejahteraan dan kebahagiaan hidup manusia sehingga dapat disimpulkan bahwa ilmu tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai yang diyakini oleh manusia, terutama dalam mencapai tujuan kesejahteraan, khususnya kebaahagiaan hidup manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar